Loading
Bandar Bola Kabayan News Surabaya Bandar Bola Kabayan News Surabaya
/home / teknologi / Rektor UHT Surabaya Ingatkan...
TEKNOLOGI

Rektor UHT Surabaya Ingatkan Prajurit TNI Kuasai Teknologi Bukan Dikuasai

By Dwi Intan Sulistiana • 2 min read • 5 Oktober 2026
Rektor UHT Surabaya Avando Bastari memberikan pesan penting bagi generasi penerus TNI

Rektor UHT Surabaya Avando Bastari memberikan pesan penting bagi generasi penerus TNI

Perkembangan teknologi modern dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menghadirkan tantangan baru yang menuntut adaptasi tinggi bagi generasi penerus Tentara Nasional Indonesia. Berdasarkan analisis tim redaksi dari laporan yang disiarkan Suara Surabaya, dinamika zaman ini menuntut calon prajurit agar memiliki ketrampilan mumpuni dalam mengelola sistem digital tanpa kehilangan kemampuan analisis fundamental.

Rektor Universitas Hang Tuah Surabaya, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, mengungkapkan bahwa lanskap penugasan militer saat ini jauh berbeda dibanding era pengabdiannya dahulu. Menurut pengalamannya selama 35 tahun berkarier di militer, prajurit masa kini wajib menyeimbangkan kecakapan teknologi dengan ketajaman berpikir kritis, kedisiplinan, serta kerja sama tim yang solid.

"Teknologi ataupun AI ini bukan untuk kita jauhi, tapi justru bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi itu membantu tugas-tugas kita, namun bukan berarti teknologi menguasai kita," ujar Avando dalam keterangannya yang bertepatan dengan momen peringatan HUT ke-81 TNI.

Lebih lanjut, Avando mengingatkan agar generasi muda tidak terjebak dalam jalan pintas yang disediakan oleh sistem otomatisasi tanpa melibatkan nalar dan empati kemanusiaan. Berdasarkan pandangannya, ide orisinal serta daya pikir murni dari manusia jauh lebih bernilai dibandingkan hasil instan yang dikeluarkan oleh teknologi AI.

Selain penguasaan perangkat digital, pengamat pendidikan tinggi militer ini juga menekankan pentingnya pembentukan mental baja, ketenangan di bawah tekanan, serta komunikasi lintas budaya yang efektif. Nilai-nilai kedisiplinan tersebut dinilai krusial agar prajurit TNI senantiasa hadir sebagai pengayom yang membawa kedamaian dan memperkuat persatuan bersama masyarakat.

Topics
universitas hang tuah avando bastari tni teknologi ai hut tni surabaya
Jurnalis Sosial & Budaya

Dwi Intan adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Lulusan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), ia memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial budaya dan kearifan lokal. Tulisannya mengangkat cerita-cerita inspiratif dan isu-isu kemanusiaan.