Loading
Bandar Bola Kabayan News Surabaya Bandar Bola Kabayan News Surabaya
/home / berita / Wanita di Gresik Bunuh Tunangan,...
BERITA

Wanita di Gresik Bunuh Tunangan, Hubungi 110 Laporkan Diri Sendiri

By Dwi Intan Sulistiana • 1 min read • 3 Oktober 2026
Ilustrasi kantor polisi dan layanan darurat 110

Ilustrasi kantor polisi dan layanan darurat 110

Sebuah insiden pembunuhan sadis menggemparkan warga Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, setelah seorang wanita berinisial IR nekat menghabisi nyawa tunangannya sendiri, MF, yang merupakan pemilik toko bangunan di kawasan tersebut.

Berdasarkan analisis awak media dari laporan kepolisian, aksi keji ini bermula ketika pelaku telah menginap di lokasi kejadian sejak sehari sebelum peristiwa berdarah itu terjadi dan melancarkan aksinya saat korban tengah terlelap tidur.

Dalam pengakuannya kepada petugas, tersangka melancarkan penusukan pada bagian leher korban sekitar pukul dua dini hari, yang sempat memicu perlawanan sengit dari korban sebelum akhirnya tewas di tempat akibat luka parah.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, pelaku sempat dilanda kepanikan luar biasa dan mencoba untuk mengakhiri hidupnya sendiri menggunakan senjata tajam yang sama, namun upaya tersebut berujung pada kegagalan.

Dalam kondisi penuh lumuran darah, pelaku akhirnya mengambil langkah dramatis dengan menghubungi layanan darurat kepolisian 110 pada pagi harinya untuk menyerahkan diri secara sukarela dan mengakui seluruh perbuatannya.

Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman membenarkan adanya laporan mandiri tersebut, di mana pihak kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP serta proses identifikasi lebih lanjut.

Topics
gresik kriminal pembunuhan polsek menganti call center 110 jawa timur hukum
Jurnalis Sosial & Budaya

Dwi Intan adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Lulusan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), ia memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial budaya dan kearifan lokal. Tulisannya mengangkat cerita-cerita inspiratif dan isu-isu kemanusiaan.