Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur bersiap menyambut peringatan Hari Santri Nasional 2026 dengan menghadirkan deretan agenda besar yang melibatkan berbagai elemen masyarakat serta kalangan pesantren di seluruh wilayah provinsi tersebut. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, rangkaian perhelatan akbar ini dirancang tidak hanya untuk merayakan hari bersejarah kaum santri, tetapi juga memperkuat solidaritas umat serta kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Pembukaan atau kick off perayaan Hari Santri Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung di Pesantren Sunan Bejagung 1, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada 11 Oktober 2026 mendatang. Sebagaimana dilaporkan, acara pembukaan ini diprediksi akan menjadi pusat perhatian karena dihadiri langsung oleh jajaran petinggi organisasi Islam terbesar di tanah air.
‘Rencananya, Insya-Allah Rais Aam PBNU dan Ketua Umum PBNU serta pengurus NU dari kabupaten/kota se-Jatim akan hadir,’ ujar H Mustain selaku Ketua Panitia HSN 2026 PWNU Jatim.
Tidak berhenti di Tuban, rangkaian acara berlanjut pada 13 hingga 14 Oktober 2026 dengan agenda kemanusiaan berupa peresmian bantuan dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama PWNU Jatim kepada PWNU Aceh yang meliputi enam bangunan termasuk masjid. Menutup rangkaian awal bulan tersebut, agenda ziarah kepada para muassis atau pendiri NU di Jombang serta para muharrik atau penggerak di berbagai kota penting seperti Bangkalan, Surabaya, Malang, hingga Kediri akan diselenggarakan pada tanggal 18 dan 20 Oktober 2026.