Kawasan komersial San Antonio Pakuwon City di Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, mendadak mencekam setelah sebuah ledakan keras mengguncang kawasan tersebut. Insiden yang menghancurkan puluhan bangunan di sekitarnya ini sontak menyita perhatian publik dan warga setempat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan kepolisian, sedikitnya 41 bangunan di sekitar Tempat Kejadian Perkara mengalami kerusakan dengan berbagai skala, mulai dari ringan hingga berat. Tim Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Gegana Sat Brimob Polda Jatim yang diterjunkan langsung ke lokasi memastikan tidak ada unsur bahan peledak yang ditemukan.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengungkapkan bahwa sumber ledakan berasal dari ruko Nasi Tempong Sri Dewi. Dari hasil penelusuran awal, koki sempat mencium bau gas yang menyengat sesaat sebelum ledakan terjadi pada pagi hari.
"Tadi sekitar pukul 07.00 WIB, ketika koki sedang memasak, memang sempat mencium bau gas. Sebelum dalam sekejap terjadi semacam ledakan," ujar Luthfie.
Di dalam ruko tersebut, aparat menemukan tiga tabung gas LPG berukuran 50 kilogram dalam kondisi utuh. Analisis mendalam menunjukkan bahwa sumber kebocoran bukan berasal dari tabung, melainkan dari komponen selang penghubung.
"Kebocoran diduga dari selangnya. Bukan dari tabung. Sementara itu ya," tambahnya menegaskan temuan di lapangan.
Dari analisis tim redaksi melalui pantauan visual di lokasi, kerusakan terpusat di ruangan penyimpanan tabung gas dengan kondisi tembok kiri dan kanan serta kaca depan hancur total. Lubang besar pada dinding memperlihatkan arah tekanan ledakan yang keluar secara masif.
Sementara itu, Danden Gegana Satbrimob Polda Jatim Kompol Dyan Vicky Sandi menjelaskan bahwa akumulasi tekanan gas LPG yang memenuhi ruangan tertutup memicu ledakan dahsyat begitu tersulut api.
"Jadi karena ada tekanan gas yang terkumpul dalam satu ruangan, sehingga setelah ter pemicu itu akan meledak, seperti dengan kerusakan yang tadi disampaikan oleh Kapolres," pungkasnya.