Puluhan pelajar dari MTs Alif Laam Miim Surabaya mendatangi kantor Suara Surabaya Media untuk mendapatkan pengalaman berharga seputar dunia penyiaran dan jurnalistik radio pada Rabu (16/9/2026). Kunjungan edukatif ini dirancang agar para siswa bisa melihat dan merasakan langsung dinamika kerja di industri media penyiaran profesional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk penguatan materi pembelajaran di sekolah, khususnya yang berkaitan dengan literasi digital dan teknik dasar jurnalistik. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian pengenalan dapur pacu media massa yang selama ini hanya mereka pelajari secara teoretis di dalam ruang kelas.
Menurut Devi Novita Sari Koordinator Kegiatan Kunjungan MTs Alif Laam Miim, agenda tersebut terintegrasi secara langsung dengan kurikulum literasi digital yang diajarkan kepada para siswa. "Di sini juga tadi materinya jurnalistik dan itu sama juga dengan masih nyambunglah dengan materi yang apa di dalam kelas", ujar Devi pada Rabu siang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kunjungan lapangan ini bertujuan agar para siswa tidak hanya memahami konsep literasi digital sebatas teori semata, melainkan mampu mengaitkannya dengan realitas industri. "Jadi harapannya mereka tidak hanya belajar apa ya literasi digital itu hanya sebatas teori dan sekedar apa menulis di dalam dalam kelas tapi juga mereka punya pengalaman langsung. Oh, ternyata proses proses digitalisasi di radio itu seperti ini", imbuhnya.
Dari analisis awak media, program kunjungan seperti ini dinilai sangat efektif dalam membangun kesadaran kritis generasi muda terhadap arus informasi di era digital. Pengalaman langsung berinteraksi dengan praktisi media diharapkan mampu membekali para siswa keterampilan verifikasi berita agar terhindar dari paparan informasi palsu.