Suasana interaktif terlihat saat puluhan murid dari SMP dan SMA Islam Shafta Surabaya mendatangi gedung Suara Surabaya Centre. Kunjungan edukatif ini dirancang khusus bagi para siswa kelas unggulan guna melihat dari dekat dinamika kerja di industri media penyiaran modern.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kegiatan kunjungan tersebut diikuti oleh siswa dari jenjang kelas 8 dan 9 SMP serta kelas 11 dan 12 SMA. Sebagian besar peserta merupakan pengurus OSIS atau siswa yang aktif dalam kegiatan komunikasi di sekolah mereka.
Perwakilan Humas SMP-SMA Islam Shafta Surabaya, Clara, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan lingkungan kerja media secara nyata kepada para peserta didik. "Biar anak-anak tahu Suara Surabaya seperti apa. Beberapa siswa juga menjadi OSIS, biasanya jadi MC dan sebagainya, sehingga bisa belajar public speaking meski diperkenalkan saja," ujarnya.
Selama kunjungan berlangsung, para siswa mendapatkan penjelasan mendalam dari para profesional di bidangnya. Mulai dari pemaparan cara kerja Tim Gate Keeper oleh penyiar Aini Kusuma hingga pengenalan tugas divisi grafis dan video editor yang disampaikan oleh Chandra Jayatama.
Mengutip keterangan pihak sekolah, pembekalan teknik editing video tersebut sangat relevan bagi para siswa yang kerap mengelola akun media sosial sekolah maupun organisasi siswa. Pengalaman ini diharapkan mampu menjadi referensi kreatif bagi pengembangan konten digital mereka di masa mendatang.
Selain keterampilan teknis, kunjungan ini juga berfungsi sebagai sarana orientasi karier bagi para pelajar. Pihak sekolah berharap siswa SMA memperoleh gambaran sebelum memilih jurusan kuliah, sementara siswa tingkat SMP dapat mengenali berbagai ragam profesi di dunia kerja sejak dini.