Dunia sepak bola internasional baru saja dikejutkan dengan babak akhir perjalanan sang legenda hidup, Lionel Messi, bersama Tim Nasional Argentina. Peraih trofi Piala Dunia 2022 itu secara resmi menutup lembaran karier internasionalnya yang gemilang setelah melakoni laga persahabatan melawan Benin di Buenos Aires.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan meyakinkan tiga gol tanpa balas tersebut, megabintang Inter Miami ini turut menyumbangkan namanya di papan skor. Penampilan emosional itu sekaligus menandai penampilan pamungkasnya dengan mencatatkan total 208 caps dan 126 gol bagi Albiceleste sejak debut pertamanya pada tahun 2005 silam.
Selepas keputusan pensiun tersebut, bursa taruhan Inggris langsung menempatkan nama Messi sebagai salah satu kandidat favorit untuk kursi pelatih Timnas Argentina di masa depan. Berdasarkan analisis bursa, peluangnya disandingkan dengan kemungkinan pos pelatih yang saat ini masih dipegang oleh Lionel Scaloni, meski kontrak Scaloni sendiri masih menjadi perbincangan hangat dengan federasi.
Namun, angan-angan para pendukung melihat sang ikon kembali ke pinggir lapangan sebagai juru taktik tampaknya harus pupus. Berdasarkan pengakuan terbuka sang pemain dalam sebuah wawancara dengan media beberapa waktu lalu, ia secara tegas menyatakan ketidaktertarikannya untuk menekuni profesi sebagai pelatih kepala selepas gantung sepatu.
Sebagaimana dilaporkan oleh berbagai media olahraga internasional, Messi justru memendam ambisi yang berbeda jauh dari dunia kepelatihan konvensional. Mengutip pernyataan sang bintang, ia lebih tertarik untuk menjajal peran di balik layar sebagai pemilik klub daripada memegang kendali taktik di atas lapangan hijau secara langsung.
"Saya tidak melihat diri saya sebagai pelatih. Saya lebih suka menjadi pemilik klub, mulai dari bawah dan membuatnya berkembang," demikian ungkap penyerang berusia 39 tahun tersebut menegaskan arah masa depannya setelah benar-benar meninggalkan dunia pemain profesional.