Manchester City harus bersiap menghadapi salah satu atmosfer paling tidak bersahabat dalam sejarah sepak bola modern ketika melawat ke markas Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu sore waktu setempat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis dari awak media dan laporan berbagai sumber olahraga terkemuka, lawatan ini menjadi laga tandang perdana bagi The Citizens sejak pengumuman vonis komisi independen yang menyatakan klub tersebut bersalah atas hampir seluruh dari 115 dakwaan pelanggaran finansial Premier League.
Situasi semakin memanas mengingat Liverpool merupakan salah satu klub yang paling vokal dan berpotensi diuntungkan secara langsung apabila gelar juara yang diraih Manchester City pada musim-musim sebelumnya dicabut oleh otoritas liga.
Mantan bek Manchester United, Gary Neville, dalam komentarnya di acara The Overlap memperingatkan skuad asuhan Pep Guardiola untuk bersiap menghadapi kemarahan masif dari publik tuan rumah, termasuk potensi nyanyian bernada protes hingga spanduk bernada sindiran.
Sebagaimana dilaporkan oleh media setempat, pihak Kepolisian Merseyside telah mengonfirmasi bahwa mereka akan menerapkan operasi keamanan khusus yang proporsional dan ketat guna mengantisipasi potensi kericuhan mengingat sejarah ketegangan kedua suporter di masa lalu.
Meskipun pihak Manchester City telah mengajukan banding resmi untuk meringankan berbagai potensi hukuman berat, para pemain diprediksi tetap tidak akan terkejut dengan tekanan psikologis luar biasa yang bakal dilancarkan oleh puluhan ribu pendukung Liverpool di tribun stadion.