Asosiasi Sepak Bola Argentina sempat memiliki rencana besar untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada sang kapten, Lionel Messi, dengan memensiunkan jersey keramat nomor punggung 10. Keputusan ini dirasa sangat pantas mengingat dedikasi luar biasa sang bintang yang telah mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk trofi Piala Dunia, serta mencetak 125 gol dari 207 penampilan bersama La Albiceleste.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Namun, wacana tersebut dipastikan batal terwujud karena terbentur oleh regulasi resmi dari badan sepak bola dunia, FIFA. Berdasarkan aturan turnamen internasional yang berlaku, setiap negara peserta diwajibkan mendaftarkan skuad dengan nomor punggung berurutan mulai dari angka 1 hingga 26 secara berkesinambungan tanpa ada yang boleh dilewati.
Berdasarkan analisis awak media, aturan ketat ini dibuat untuk menjaga standarisasi administrasi turnamen dan memudahkan jalannya kompetisi resmi di bawah naungan FIFA. Kasus serupa juga pernah dialami oleh Timnas Liberia yang gagal memensiunkan nomor punggung 14 milik legenda hidup George Weah karena terbentur regulasi kualifikasi turnamen internasional.
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengonfirmasi bahwa nomor punggung ikonik tersebut untuk sementara waktu tidak akan diberikan kepada siapa pun hingga laga perpisahan resmi Messi melawan Benin tuntas digelar. "Kami tidak wajib mengenakannya untuk pertandingan terdekat, jadi kami tidak akan memberikannya kepada siapapun sampai laga perpisahan Leo," ujar Scaloni dalam sesi konferensi pers.
Kendati nomor tersebut tidak jadi dipensiunkan secara permanen, masa depan pewaris nomor 10 sudah mulai menemui titik terang di internal tim. Menurut laporan jurnalis ESPN Argentina, Federico Bueno, gelandang serang muda berbakat asal klub Como, yakni Nico Paz, diproyeksikan kuat sebagai penerus jangka panjang jersey legendaris tersebut.