Tim Nasional Inggris tengah dihadapkan pada tantangan besar untuk regenerasi lini depan di masa depan. Pelatih kepala The Three Lions, Thomas Tuchel, secara terbuka mengakui bahwa skuadnya bakal sangat kesulitan menemukan sosok penyerang yang bisa menjadi penerus sepadan bagi Harry Kane.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut pengamatan tim redaksi, peran Kane di dalam tim bukan sekadar pencetak gol ulung, melainkan juga figur pemimpin yang mendongkrak semangat rekan-rekannya di lapangan. Tuchel menilai penyerang andalannya tersebut memiliki kombinasi atribut langka yang sulit ditiru oleh pemain lain.
Mengutip pernyataan resmi sang juru taktik, "Anda tidak akan mendapatkan Harry Kane yang lain. Dia adalah pemain pertama yang mendorong semua orang dan itu merupakan pola pikirnya. Dia telah menjadi penyerang yang sangat, sangat pekerja keras selain memiliki kemampuan penyelesaian akhir. Dia adalah paket yang lengkap."
Kualitas gemilang tersebut dibuktikan Kane melalui torehan rekor fantastisnya bersama Timnas Inggris. Pemain berusia 33 tahun itu baru saja mengoleksi gol ke-87 untuk negaranya saat menghadapi Republik Ceko, sekaligus semakin mengukuhkan statusnya sebagai top skorer sepanjang sejarah The Three Lions.
Berdasarkan analisis awak media, selain tajam di lini depan, Kane kini juga mendekati rekor caps legendaris milik Peter Shilton. Ia hanya membutuhkan dua penampilan lagi untuk menyamai catatan 125 caps terbanyak sepanjang sejarah tim nasional.