Loading
Bandar Bola Kabayan News Surabaya Bandar Bola Kabayan News Surabaya
/home / berita / Ketua BK Angkat Bicara, Kasus...
BERITA

Ketua BK Angkat Bicara, Kasus Narkoba Kader Gerindra Disorot

By Dwi Intan Sulistiana • 2 min read • 30 September 2026
Gedung DPRD dan ilustrasi kasus hukum di Jawa Timur

Gedung DPRD dan ilustrasi kasus hukum di Jawa Timur

Skandal penyalahgunaan narkotika yang melibatkan sejumlah pejabat legislatif di Jawa Timur terus menuai perhatian publik. Terbaru, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Banyuwangi akhirnya angkat bicara merespons kabar penangkapan salah satu kadernya yang terjaring dalam penggerebekan di sebuah hotel.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Banyuwangi Suwito menyatakan bahwa pihaknya hingga kini masih belum menerima informasi atau konfirmasi resmi dari pihak kepolisian terkait keterlibatan anggota dewan berinisial ADR tersebut. "Kami sampai detik ini belum mendapatkan konfirmasi dari penegak hukum, dari pihak Surabaya," ujarnya kepada awak media.

Menurut analisis tim redaksi, lambatnya koordinasi resmi antarlembaga seringkali memicu simpang siur informasi di ruang publik, terutama dalam kasus sensitif yang menyeret pejabat publik. Suwito menambahkan bahwa dirinya telah berupaya menghubungi yang bersangkutan secara langsung, namun belum membuahkan hasil.

Lebih lanjut, Suwito menegaskan bahwa pihaknya tetap memegang teguh asas praduga tak bersalah sebelum ada kejelasan hukum yang sah. Tindakan tegas dari lembaga kehormatan dewan baru akan diproses setelah mendapatkan bukti otentik dari aparat penegak hukum yang menangani perkara tersebut.

Berdasarkan keterangan tambahan, kunjungan kader Partai Gerindra tersebut ke Surabaya dipastikan tidak berkaitan dengan agenda kedinasan maupun tugas kepartaian resmi. Keberadaan yang bersangkutan di kota pahlawan tersebut murni untuk keperluan pribadi di luar kapasitasnya sebagai wakil rakyat.

Topics
dprd banyuwangi ketua bk narkoba gerindra surabaya hukum jawa timur
Jurnalis Sosial & Budaya

Dwi Intan adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Lulusan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), ia memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial budaya dan kearifan lokal. Tulisannya mengangkat cerita-cerita inspiratif dan isu-isu kemanusiaan.