Senyum hangat mengembang di wajah Kapten Lek Purn Sugijanto saat jemarinya menyentuh selembar foto lawas yang baru saja diterimanya. Pria berusia 84 tahun itu tampak tak kuasa menahan rasa haru ketika memandangi dokumentasi bersejarah yang mengembalikan ingatannya ke masa-masa kejayaan saat masih aktif berseragam militer.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan di lapangan, foto tersebut diserahkan langsung oleh jajaran TNI Angkatan Udara dari Lanud Iswahjudi Magetan. Momen penuh kehangatan itu terjadi di kediamannya yang berlokasi di kawasan Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Bagi Sugijanto, foto tersebut bukan sekadar selembar kertas dokumentasi biasa, melainkan sebuah mesin waktu yang membawanya kembali ke era pengabdiannya. Ia bernostalgia mengingat kawan-kawan seperjuangan serta burung besi legendaris yang pernah menjadi saksi bisu perjuangannya menjaga kedaulatan NKRI.
Mengutip rekam jejak sejarah, Sugijanto merupakan salah satu prajurit pilihan yang pernah memperkuat jajaran TNI AU sebagai air gunner pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Ia bertugas mengawaki pesawat pembom strategis buatan Uni Soviet, Tupolev Tu-16 Badger, yang diandalkan dalam berbagai operasi militer penting termasuk Operasi Trikora dan Dwikora.
Dari analisis awak media, kembalinya foto bersejarah ini menjadi simbol apresiasi yang mendalam dari generasi penerus TNI AU terhadap jasa para veteran. Sentuhan perhatian seperti ini terbukti mampu merawat ikatan emosional dan menghidupkan kembali semangat patriotisme para sesepuh bangsa.