Ketegangan mendadak mewarnai ajang tenis China Open saat petenis bintang asal Serbia, Novak Djokovic, terlibat perdebatan sengit dengan wasit kursi Adel Nour. Peristiwa panas ini terjadi pada set pertama ketika ia berhadapan dengan unggulan asal Jerman, Alexander Zverev, di babak perempat final.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Insiden bermula ketika Zverev melakukan servis lalu melancarkan pukulan forehand yang keluar setelah reli pendek. Namun secara mengejutkan, Zverev melakukan protes kepada wasit meminta peninjauan video atau VAR karena merasa terganggu oleh papan iklan LED di sisi lapangan yang berubah saat ia servis.
Wasit akhirnya memutuskan untuk menghentikan pertandingan sejenak dan memerintahkan agar poin tersebut diulang. Keputusan ini langsung memancing amarah Djokovic yang menilai aturan tersebut tidak masuk akal karena lawannya baru mengajukan protes setelah reli selesai dan gagal memanfaatkan pukulan.
Berdasarkan analisis tim redaksi dari jalannya insiden tersebut, celah aturan VAR ini memang berpotensi memicu kontroversi besar di dunia tenis profesional. Seharusnya protes atau penghentian akibat gangguan visual dilakukan seketika saat gangguan itu terjadi, bukan menunggu hingga sebuah poin selesai dimainkan.