Aksi tegas kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI Angkatan Laut dalam menjaga stabilitas keamanan serta perlindungan ekonomi nasional dari berbagai bentuk pelanggaran hukum. Baru-baru ini, operasi pengamanan yang digelar secara terpadu berhasil membongkar upaya penyelundupan barang-barang ilegal bernilai fantastis di wilayah hukum Jawa Timur. Dari operasi tersebut, petugas mengamankan jutaan barang kena cukai ilegal beserta pasokan kebutuhan vital pertanian yang disalahgunakan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan resmi yang dirilis, pengungkapan kasus ini berpusat di wilayah Kabupaten Bangkalan. Operasi penindakan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara jajaran Kodaeral V bersama unsur satuan intelijen serta Detasemen Polisi Militer Lanal Batuporon yang bergerak cepat di lapangan pada Senin, 14 September 2026. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti kesigapan aparat militer dalam mengawasi jalur distribusi barang di wilayah rawan penyelundupan.
Mengutip keterangan resmi dari Panglima Koarmada RI, Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, langkah penindakan ini adalah wujud nyata komitmen institusi militer dalam menegakkan aturan yang berlaku. "Penggagalan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas penegakan hukum, pengamanan wilayah, dan dukungan TNI AL terhadap upaya menjaga tata niaga serta melindungi kepentingan masyarakat dan negara," ujarnya saat memberikan keterangan pers di Kodaeral V, Surabaya.
Dalam operasi penindakan tersebut, petugas mendapati total 1.429.580 batang rokok dari 58 merek berbeda yang diedarkan secara melawan hukum. Rincian dari temuan tersebut mencakup sebanyak 1.402.830 batang rokok tanpa pita cukai sama sekali, serta 26.750 batang rokok lainnya yang menggunakan pita cukai tidak sesuai ketentuan. Selain rokok ilegal, aparat juga menyita 9 ton pupuk bersubsidi yang hendak diselundupkan tanpa dokumen resmi.
Dari analisis awak media, maraknya peredaran rokok tanpa cukai dan penyimpangan distribusi pupuk subsidi ini memberikan dampak kerugian yang masif baik bagi pendapatan negara maupun kesejahteraan petani lokal. Keberhasilan TNI AL dalam menyita barang bukti dalam jumlah besar ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi para pelaku sindikat penyelundupan yang memanfaatkan celah jalur distribusi di daerah.