Pasar keuangan Amerika Serikat menunjukkan kebangkitan yang signifikan pada perdagangan awal pekan, didorong oleh gelombang optimisme di sektor teknologi dan pelonggaran harga komoditas energi. Indeks utama Wall Street bergerak perkasa meskipun dibayangi oleh berbagai tantangan ekonomi global yang kerap menekan sentimen investor dalam beberapa pekan terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan penutupan pasar, indeks padat teknologi Nasdaq Composite mencatatkan lonjakan paling agresif sebesar 2,3 persen dan sukses mengukuhkan rekor tertinggi sepanjang masa. Sementara itu, indeks acuan S&P 500 turut mengekor dengan penguatan sebesar 1,5 persen, disusul oleh Dow Jones Industrial Average yang naik 0,8 persen setelah sebelumnya sempat mengalami tekanan beruntun.
Pengamat pasar menilai bahwa reli kali ini tidak terlepas dari penurunan harga minyak mentah Brent dan WTI yang merosot ke bawah level 100 dolar per barel. Sentimen positif ini kian diperkuat oleh lonjakan harga aset kripto seperti Bitcoin yang menembus level 86.000 dolar, memicu antusiasme risiko di kalangan pelaku pasar global.
Sektor teknologi menjadi motor utama penggerak pasar setelah saham-saham raksasa mengalami lonjakan tajam. Tercatat, saham Meta melesat 11 persen, AMD mendaki 10 persen, dan Intel mencatatkan kenaikan hingga 12 persen di tengah kembali maraknya antusiasme terhadap kecerdasan buatan atau artificial intelligence.
Selain faktor domestik, perhatian pelaku pasar kini mulai beralih ke agenda geopolitik penting, termasuk rencana pertemuan tingkat tinggi antara Presiden AS dan Presiden China Xi Jinping. Sejumlah eksekutif puncak teknologi global dijadwalkan hadir dalam forum tersebut untuk membahas arah kebijakan perdagangan serta regulasi teknologi masa depan.