Mayoritas bursa saham di kawasan Asia bergerak menguat pada perdagangan Selasa pagi, mengekor sentimen positif yang tersiar dari reli gemilang di Wall Street sehari sebelumnya. Berdasarkan laporan dari bursa regional, penguatan ini mencerminkan optimisme investor global yang kembali pulih setelah tekanan pasar sempat mereda dalam beberapa hari terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Indeks Australia S&P/ASX 200 tercatat menanjak 0,2 persen ke level 8.748,20, sementara Kospi Korea Selatan melesat signifikan sebesar 1,6 persen ke posisi 7.120,25. Di pasar lainnya, Hang Seng Hong Kong menguat hampir 0,6 persen dan Shanghai Composite China turut mengekor dengan kenaikan 0,4 persen, sedangkan pasar Tokyo harus tutup karena libur panjang.
Mengutip laporan dari bursa Amerika Serikat, lonjakan Wall Street mendekati rekor tertinggi dipimpin oleh saham-saham sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan atau AI. Indeks S&P 500 melonjak 1,5 persen, Dow Jones Industrial Average bertambah 366 poin, dan Nasdaq composite menembus rekor tertinggi barunya akibat tingginya minat beli investor pada sektor teknologi.
Berdasarkan analisis dari awak media, pemulihan pasar global juga mendapat angin segar dari penurunan harga minyak mentah dan meredanya tekanan dari pasar obligasi. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun terpantau turun ke level 4,95 persen setelah sempat melewati ambang batas psikologis 5 persen pada pekan sebelumnya, memberikan ruang bernapas bagi para pelaku pasar.