Dunia penyiaran Formula 1 dikejutkan oleh kabar absennya salah satu figur paling ikonis di paddock, Tom Clarkson. Berdasarkan laporan media olahraga internasional, broadcaster sekaligus jurnalis senior tersebut harus rela memutus rekor impresifnya yang telah mencatat kehadiran tanpa putus di setiap seri Grand Prix sejak musim 1998 silam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media, absennya Clarkson bukan karena masalah kesehatan atau sanksi, melainkan benturan jadwal dengan agenda turnya bersama juara dunia F1 1996, Damon Hill. Keduanya dijadwalkan menggelar rangkaian panggung spesial bertajuk An Evening with Damon Hill di Australia dan Selandia Baru.
Jadwal tur tersebut secara kebetulan berbenturan dengan gelaran balapan yang dijadwalkan berlangsung di Sepang International Circuit, Malaysia. Sirkuit Sepang sendiri kembali masuk ke dalam kalender balap musim ini untuk menggantikan posisi seri balapan yang sebelumnya mengalami kendala di kawasan Timur Tengah.
"Damon dan saya sebelumnya telah sukses menggelar tur serupa di Inggris pada Januari lalu dan mendulang antusiasme tinggi," ujar Tom Clarkson menjelaskan situasi benturan jadwal tersebut kepada publik.
Lebih lanjut, Clarkson menegaskan bahwa dirinya tetap memegang komitmen penuh pada tur internasional tersebut meskipun harus merelakan rekor pribadinya terhenti. Absennya sang pemandu siniar Beyond The Grid ini tentu menjadi momen langka bagi para penggemar setia balap mobil bergengsi tingkat dunia tersebut.
Fenomena terpangkasnya rekor kehadiran beruntun sendiri bukan kali pertama terjadi di era modern Formula 1 yang semakin padat. Sebelumnya, komentator utama Sky Sports F1, David Croft, juga mulai mengurangi jumlah kehadirannya dalam semusim demi menjaga kebugaran di tengah kalender balap yang kian masif.