Ketegangan tinggi tersaji di lintasan Formula 1 ketika Max Verstappen kedapatan meluapkan emosi yang tidak disiarkan secara langsung kepada publik. Pembalap asal Belanda tersebut merasa geram akibat instruksi kontroversial dari pit wall yang memaksanya harus menyerahkan posisi kepada Lewis Hamilton pada fase awal balapan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pantauan awak media, drama ini bermula saat Max Verstappen terlibat insiden di tikungan pertama dengan Lewis Hamilton yang membuat jalannya balapan menjadi kacau. Melalui komunikasi internal tim, insinyur balap Gianpiero Lambiase memerintahkan Verstappen mengembalikan posisi kepada pembalap Ferrari tersebut, sebuah keputusan yang berujung pada kerugian posisi bagi dirinya.
Situasi semakin memanas setelah Verstappen sempat meluapkan kekesalannya di balik kemudi dengan melontarkan kalimat bernada protes keras lewat radio tim. "Dia bisa memberikan posisinya sekarang. Balapan macam apa ini, benar-benar seperti lelucon," demikian luapan emosi Verstappen yang tidak layak ditayangkan secara langsung oleh pihak televisi.
Ironisnya, keputusan untuk bertukar posisi tersebut tidak berlangsung lama karena mobil Ferrari yang dikendarai Lewis Hamilton justru mengalami kegagalan sistem pengereman parah. Masalah teknis tersebut memaksa sang juara dunia tujuh kali asal Inggris itu keluar jalur dan berujung pada keputusan tim untuk melakukan retirement lebih awal.
Analisis tim redaksi menilai bahwa insiden ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Lewis Hamilton dalam perburuan klasemen musim ini. Rekor impresifnya yang selalu mampu merampungkan seluruh lap sepanjang musim 2026 harus terhenti, sekaligus mengubur peluangnya mendekati perolehan poin George Russell di jajaran atas.