Ajang balap mobil bergengsi Formula 1 kembali menyapa para penggemar di Spanyol, namun akhir pekan ini menghadirkan sebuah keunikan tersendiri. Pasalnya, kalender balap musim ini mencatat ada dua balapan yang dihelat di negara yang sama setelah sebelumnya Sirkuit Barcelona-Catalunya sukses menggelar seri pada bulan Juni lalu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis tim redaksi, kehadiran dua balapan di wilayah Spanyol musim ini terjadi akibat adanya tumpang tindih kontrak jangka panjang antara pihak promotor lokal dan manajemen Formula 1. Kontrak eksisting Barcelona yang masih berlaku hingga 2026 tidak serta-merta dibatalkan meskipun F1 telah mengumumkan perjanjian baru dengan ibu kota Spanyol.
Perbedaan status kedua ajang tersebut juga diperjelas melalui penamaan resmi dari penyelenggara demi menghindari kebingungan di kalangan penonton setia. Seri balapan di ibu kota resmi mengusung nama Grand Prix Spanyol yang dihelat di sirkuit baru Madring, sementara balapan di Catalunya dinamai Grand Prix Barcelona-Catalunya.
Masuknya Madrid ke dalam kalender balap bukanlah sebuah sinyal penggantian total bagi Barcelona yang sudah lama menjadi ikon balap jet darat di negeri matador tersebut. Mengutip laporan resmi, manajemen F1 dan pihak Barcelona telah mencapai kesepakatan baru yang memastikan sirkuit kebanggaan warga Catalunya itu tetap bertahan hingga tahun 2032.
"Kami memastikan bahwa kalender balap ke depannya akan mengakomodasi kedua pihak dengan skema yang adil dan berkelanjutan bagi perkembangan olahraga ini," demikian penjelasan terkait masa depan balapan di Spanyol.
Meskipun demikian, format penyelenggaraan keduanya akan berjalan dengan pola yang berbeda di masa mendatang di mana Madrid mendapat jatah kontrak tahunan penuh hingga 2035. Sementara itu, Barcelona akan tampil menggunakan sistem rotasi setiap dua tahun sekali, bergantian dengan GP Belgia di Spa-Francorchamps mulai musim depan.