Loading
Bandar Bola Kabayan News Surabaya Bandar Bola Kabayan News Surabaya
/home / teknologi / Umsura Gandeng Singapore Polytechnic...
TEKNOLOGI

Umsura Gandeng Singapore Polytechnic Rancang Inovasi UMKM, Solusi Nyata

By Faris Mahmud Wardany • 2 min read • 29 September 2026
Mahasiswa Umsura dan Singapore Polytechnic berkolaborasi merancang inovasi UMKM

Mahasiswa Umsura dan Singapore Polytechnic berkolaborasi merancang inovasi UMKM

Sebanyak 80 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya atau Umsura bersama Singapore Polytechnic menggelar kolaborasi internasional untuk merancang solusi teknologi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Pahlawan. Program yang dinamakan KKN LeX ini secara khusus membedah tantangan nyata yang dihadapi oleh sentra Pecel Semanggi di Benowo serta peternakan ayam urban di kawasan Jambangan. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kerja sama lintas negara ini tidak hanya sekadar kegiatan akademik semata, melainkan wujud nyata pengabdian yang menyentuh langsung denyut nadi perekonomian warga lokal.

Kepala Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat Umsura, Arin Setyowati, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dirancang melalui pendekatan yang sistematis agar mampu memahami persoalan di lapangan. "Program KKN LeX ini dirancang memberikan dampak positif secara langsung. Lewat pendekatan design thinking, mahasiswa tidak hanya datang mengamati, tetapi memahami tantangan pelaku usaha," ujar Arin Setyowati memberikan keterangan terkait pelaksanaan program tersebut.

Di Kampung Semanggi, Benowo, yang menaungi ratusan pedagang dan puluhan petani lokal, kendala utama yang ditemukan meliputi minimnya sistem penyaringan air irigasi, keterbatasan teknik budidaya, hingga proses panen yang masih mengandalkan cara-cara tradisional. Menanggapi kerja sama ini, fasilitator Singapore Polytechnic, Lee Yoke King, mengungkapkan apresiasinya atas kesempatan berharga tersebut. "Pengalaman ini sangat bermakna. Kami bersyukur dapat bekerja berdampingan dengan mahasiswa serta fasilitator Umsura untuk belajar dan berkarya bersama masyarakat," ungkap Lee Yoke King.

Sementara itu, lokasi kedua pengabdian dipusatkan di Jago Karah Farm, Jambangan, sebuah peternakan ayam dengan sistem kandang tertutup yang menghadapi hambatan terkait keterbatasan lahan, pembersihan manual, serta kebisingan lingkungan perkotaan. Rektor Umsura Prof. Mundakir menegaskan bahwa kolaborasi global ini memperkuat kepedulian sosial mahasiswa. "Kolaborasi internasional tidak harus berhenti di kampus. Mahasiswa kedua perguruan tinggi belajar bersama memahami masalah warga, lalu membuat gagasan inovatif yang relevan," tutur Prof. Mundakir.

Berdasarkan analisis awak media, pelibatan dosen dari berbagai rumpun ilmu seperti Teknik Industri hingga Parasitologi dan Mikologi memberikan penguatan aspek higienitas dan produktivitas yang sangat dibutuhkan pelaku usaha. Seluruh rancangan prototipe teknologi tepat guna yang dihasilkan para mahasiswa nantinya akan dipamerkan dalam ajang Gallery Walk di akhir program, sehingga dapat langsung diaplikasikan oleh masyarakat.

Topics
umsura singapore polytechnic umkm semanggi peternakan surabaya kkn lex inovasi teknologi surabaya
Jurnalis Hukum & Kriminal

Faris adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.