Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, akhirnya mengambil langkah tegas dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75% hingga 4% pada pertemuan terbarunya. Keputusan bulat ini diambil di tengah tekanan inflasi yang masih persisten tinggi dan menjadi kenaikan pertama sejak tahun 2023.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bahwa fokus utama bank sentral saat ini tetap bergeser pada stabilitas harga demi mengendalikan laju inflasi yang dinilai sudah terlalu tinggi. Menurut Warsh, langkah pengetatan ini justru akan memberikan dampak positif bagi masyarakat kelas bawah agar daya beli mereka tetap terjaga di tengah kenaikan harga.
Dari analisis awak media, keputusan kenaikan suku bunga ini langsung memicu reaksi keras di pasar keuangan global, terutama karena para investor mulai memperhitungkan potensi kenaikan lanjutan sebelum akhir tahun 2026. Tekanan jual langsung melanda bursa saham utama Amerika Serikat begitu konferensi pers dimulai.
Indeks utama Wall Street, Dow Jones Industrial Average, tercatat merosot tajam lebih dari 600 poin atau terkoreksi sekitar 1,2% pada penutupan perdagangan. Sementara itu, S&P 500 ikut melemah 0,4%, sedangkan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun kembali merangkak naik melewati level psikologis 5%.
Respons negatif juga datang dari Gedung Putih melalui Sekretaris Pers Senior Kush Desai yang menyebut keputusan tersebut sebagai langkah yang disayangkan dan tidak didukung oleh argumen ekonomi yang kuat. Meskipun demikian, pihak The Fed tetap bersikukuh untuk menjaga independensi kebijakan moneter mereka dari intervensi politik eksternal.
Di sisi lain, para pembuat kebijakan di FOMC memperkirakan akan ada satu kali lagi kenaikan suku bunga lanjutan pada sisa tahun ini berdasarkan proyeksi ekonomi terbaru. Meskipun suku bunga naik, The Fed tetap optimis bahwa pasar tenaga kerja AS akan tetap tangguh tanpa harus mengalami pelemahan yang berarti.