Manajer Southampton Tonda Eckert akhirnya bisa bernapas sedikit lega setelah Komisi Regulasi Independen Federasi Sepak Bola Inggris atau FA resmi menjatuhkan sanksi atas keterlibatannya dalam skandal mata-mata atau spygate yang sempat menggemparkan sepak bola Inggris.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh badan pengatur sepak bola tersebut, juru taktik asal Jerman itu dinyatakan bersalah atas tiga pelanggaran aturan disiplin terkait tindakan tidak pantas dan mencoreng nama baik olahraga.
Skandal kontroversial ini terungkap setelah Southampton terbukti secara sengaja mengawasi sesi latihan dari klub-klub rival seperti Oxford United, Ipswich Town, dan Middlesbrough menjelang pertandingan penting musim lalu.
Menanggapi keputusan tersebut, komisi independen memberikan hukuman berupa denda tunai sebesar 28.000 poundsterling yang harus segera dibayarkan, serta teguran keras atas tindakan terencana yang dinilai mencederai nilai sportivitas.
Selain denda uang, Tonda Eckert juga dijatuhi hukuman larangan aktif di dunia sepak bola selama enam minggu, namun sanksi tersebut bersifat ditangguhkan atau percobaan hingga akhir musim kompetisi 2027-2028.
Hukuman larangan mendampingi tim itu baru akan diaktifkan secara otomatis apabila sang pelatih terbukti kembali melakukan pelanggaran serupa atau menggunakan informasi ilegal dari pengawasan latihan klub lain di masa mendatang.
Sebelumnya, skandal besar ini telah memberikan dampak buruk bagi klub berjuluk The Saints tersebut, termasuk sanksi pemotongan empat poin di liga serta kegagalan mereka melaju optimal di babak play-off.
Dalam penyelidikan sebelumnya, pihak EFL sempat menyebut bahwa aksi pengintaian tersebut merupakan bagian dari rencana terstruktur dari jajaran kepelatihan puncak Southampton demi meraih keuntungan taktis.
Meskipun Tonda Eckert sempat menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada para suporter serta mengakui tanggung jawab atas situasi pelik ini, dirinya berdalih bahwa ia awalnya tidak mengetahui aturan larangan pengintaian tersebut.
Tim analisis redaksi menilai bahwa keputusan FA memberikan sanksi percobaan ini menjadi titik balik penting bagi Southampton untuk segera memulihkan fokus tim dan menata ulang performa terbaik mereka di kompetisi domestik.