PBSI kembali mengambil langkah taktis dalam merombak komposisi pemain di sektor ganda, termasuk nomor ganda campuran. Langkah penyegaran ini dilakukan guna menguji sejumlah kombinasi baru yang dinilai paling potensial untuk memenuhi kebutuhan tim nasional, baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang demi mendongkrak prestasi di kancah internasional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa duet anyar kini tengah menjalani masa uji coba intensif di pelatnas. Kombinasi tersebut melibatkan nama-nama atlet berbakat seperti Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, serta M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai turnamen ke depan.
Mengutip pernyataan resmi dari Head Coach Pelatnas PBSI, Mulyo Handoyo, rotasi dan perombakan pasangan ini merupakan bagian fundamental dari proses evaluasi menyeluruh. "Jadi untuk nomor ganda, memang sebagian ini ada pasangan-pasangan baru, memang kita cari komposisi yang terbaik. Karena kan apalagi ini kan dengan yang muda-muda ini kan harapan kita ke depan ini kan masih panjang ya," ujarnya saat ditemui di Surabaya International Challenge 2026 pada Senin, 21 September 2026.
Lebih lanjut, Mulyo menjelaskan bahwa proses pencarian pasangan ideal tidak sekadar melihat hasil akhir dari sebuah turnamen atau performa instan sebuah duet secara utuh. PBSI juga menerapkan metode evaluasi mendalam terhadap kapasitas individu masing-masing pemain guna mengidentifikasi potensi maksimal saat mereka dipasangkan dengan partner yang berbeda.
Dari analisis awak media, strategi bongkar pasang yang diterapkan kepelatihan PBSI ini mencerminkan keberanian federasi dalam melakukan regenerasi secara total. Langkah progresif ini diharapkan mampu melahirkan formula juara baru yang tangguh dan siap mendominasi peta persaingan bulu tangkis dunia pada masa mendatang.