Pasar keuangan global kembali dikejutkan oleh pencapaian gemilang yang ditorehkan oleh raksasa chip asal Amerika Serikat, Nvidia. Berdasarkan laporan bursa, saham Nvidia berhasil menembus rekor tertinggi intraday baru pada hari Jumat setelah diperdagangkan di level USD 237,55 per saham, melampaui rekor puncak sebelumnya di angka USD 235,54. Kenaikan tajam ini langsung mendongkrak nilai kapitalisasi pasar perusahaan hingga menyentuh angka fantastis USD 5,7 triliun.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Lonjakan nilai pasar ini tidak lepas dari masifnya belanja infrastruktur kecerdasan buatan atau AI yang terus mengalir secara global. Sebagai perusahaan perancang unit pemrosesan grafis atau GPU serta sistem jaringan pendukung lainnya, Nvidia kini kokoh berdiri sebagai ikon utama dalam perlombaan perangkat keras AI. Kepemimpinan CEO Jensen Huang juga dinilai memegang peranan krusial, di mana ia kerap tampil dalam berbagai forum teknologi strategis internasional bersama para pemimpin dunia.
Berdasarkan laporan keuangan kuartal kedua yang dirilis pada bulan Agustus lalu, performa bisnis Nvidia sukses melampaui ekspektasi tinggi para analis Wall Street di lini pendapatan maupun laba bersih. Perusahaan meraup pendapatan sebesar USD 96,2 miliar serta memproyeksikan penjualan kuartal ketiga yang sangat positif di kisaran USD 105,8 miliar hingga USD 110,1 miliar. Dari analisis awak media, pencapaian tersebut memperlihatkan bagaimana permintaan cip AI masih menjadi motor penggerak utama ekonomi teknologi modern.
Kendati demikian, di balik kesuksesan luar biasa tersebut, sektor perdagangan berbasis AI ini tidak luput dari bayang-bayang keraguan para investor. Sejak peluncuran ChatGPT pada akhir tahun 2022, pasar kerap dihantui kekhawatiran mengenai potensi gelembung atau bubble ekonomi yang sewaktu-waktu dapat pecah. Selain itu, sorotan tajam juga diarahkan pada strategi investasi melingkar atau circular investing serta ketatnya persaingan dari kompetitor seperti AMD, Amazon, dan Google yang mulai mengembangkan cip kustom mereka sendiri.