Mutasi besar-besaran kembali dilakukan di tubuh Kepolisian Republik Indonesia yang membawa angin segar bagi kepemimpinan daerah. Berdasarkan analisis tim redaksi, penunjukan perwira tinggi kepolisian dalam rotasi terbaru ini menjadi sorotan publik luas, khususnya warga Jawa Timur. Sebagaimana dilaporkan dalam Surat Telegram Kapolri Nomor 2205/XKEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, pucuk pimpinan Polda Jatim kini resmi dipegang oleh wajah yang sudah tidak asing lagi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Sosok jenderal tersebut adalah Irjen Dekananto Eko Purwono, seorang perwira tinggi Polri kelahiran Bojonegoro yang memiliki rekam jejak cemerlang di bidang intelijen dan keamanan. Berdasarkan pengamatan awak media, kembalinya perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994 ini ke tanah kelahiran membawa harapan besar dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Sebelum mengemban amanah baru ini, ia tercatat pernah menduduki sejumlah posisi strategis termasuk Wakapolda Metro Jaya serta Direktur Politik Baintelkam Polri.
Selama berkarier di Korps Bhayangkara, Irjen Dekananto dikenal sebagai sosok yang aktif menjalankan berbagai program terobosan di masyarakat. Mengutip laporan dari berbagai sumber kepolisian, salah satu pencapaian menonjol saat ia bertugas di Jawa Timur sebelumnya adalah program penertiban tugu perguruan pencak silat demi meredam potensi konflik horizontal. Selain itu, dedikasinya dalam mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis turut diganjar penghargaan bergengsi Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto.
Kini, dengan resmi menggantikan Irjen Nanang Avianto, tantangan baru menanti sang jenderal asal Bojonegoro di markas besar kepolisian daerah. Sebagaimana ditegaskan oleh para pengamat pengamanan wilayah, pengalaman panjang yang dimilikinya dalam merangkul berbagai elemen masyarakat diyakini mampu membawa kedamaian dan profesionalisme yang lebih kuat. Publik tentu menantikan langkah-langkah strategis selanjutnya dalam menjaga ketertiban serta keamanan di seluruh wilayah Jawa Timur.