Warisan sejarah di Kabupaten Jember kembali menghadapi ancaman serius setelah dua benda purbakala penting dilaporkan raib. Dua buah batu yoni yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, hilang secara misterius usai kedatangan empat orang asing.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan penelusuran dari laporan resmi, benda bersejarah tersebut berstatus sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB). Masing-masing artefak tercatat sebagai Yoni I Situs Pucangsari Sukowono dengan nomor ODCB CB.6060.19700101.17473 serta Yoni II dengan nomor ODCB CB.6060.19700101.17474 yang berada di atas lahan milik warga setempat.
Menurut keterangan saksi mata bernama Pak Wiwid, insiden bermunculannya gelagat mencurigakan ini berawal dari kehadiran empat pria tak dikenal di sekitar lokasi situs. Mereka sempat berdalih sedang melakukan survei tanaman durian guna mengelabui warga sekitar.
Dalam pengamatannya, warga melihat gerak-gerik komplotan tersebut terbagi menjadi beberapa peran, mulai dari mengajak warga berbincang, mengukur dimensi batu, hingga memantau situasi sekitar. Sebagian pelaku bahkan dicurigai bukan warga lokal karena tidak memahami bahasa setempat.
Berdasarkan analisis tim redaksi, momentum pencurian tampaknya dimanfaatkan secara matang oleh para pelaku saat situasi lingkungan sekitar sedang sepi. Hilangnya artefak kuno ini diduga kuat terjadi menjelang waktu magrib ketika warga tengah terkonsentrasi menghadiri acara hajatan selapanan.
Kepala Bidang Kebudayaan Disporabudpar Jember Agung Nugroho mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan lengkap dari sejarawan lokal terkait kasus ini. Pihak berwenang bersama instansi terkait kini tengah mendalami insiden pencurian beruntun yang menyasar benda-benda peninggalan bersejarah di wilayah tersebut.