Kecelakaan maut yang melibatkan pengendara di bawah umur kembali mencuat di Jawa Timur. Sebuah sepeda motor matik yang ditumpangi oleh tiga orang remaja mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Pangarengan, Kabupaten Sampang, hingga merenggut nyawa salah satu penumpangnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, insiden tragis ini melibatkan tiga pelajar yang mengendarai motor dengan nomor polisi M 4570 UN. Korban meninggal dunia diketahui berinisial Z yang baru berusia 14 tahun dan merupakan warga setempat.
Sementara itu, dua rekan korban lainnya yang masing-onasing berinisial T (15) dan Ar (15) harus dilarikan ke fasilitas medis akibat luka-luka yang diderita. "Keduanya mengalami luka-luka dan kemudian dirujuk ke RSUD Sampang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," ujar AKP Eko Puji Waluyo.
Dari analisis awak media, peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak di bawah umur dalam berkendara di jalan raya. Praktik berboncengan lebih dari dua orang atau boncengan tiga juga menjadi pelanggaran lalu lintas yang sangat berisiko tinggi terhadap keselamatan.
Petugas kepolisian dari Polsek Pangarengan yang menerima laporan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban ke puskesmas terdekat. Kendaraan korban berupa sepeda motor Honda Beat hitam kini telah diamankan sebagai barang bukti di kantor polisi.
Hingga saat ini, Unit Laka Lantas Polres Sampang masih mendalami penyebab pasti di balik insiden kecelakaan tunggal tersebut. Penyelidikan intensif terus dilakukan guna mengungkap kronologi lengkap peristiwa nahas yang merenggut nyawa seorang pelajar di Sampang ini.