Operasi pencarian besar-besaran kembali digencarkan di perairan Selat Sunda setelah sebuah kapal speedboat dilaporkan hilang kontak dan membawa delapan orang di dalamnya. Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, fokus pencarian difokuskan secara masif dengan melibatkan kekuatan penuh dari berbagai unsur matra laut, darat, hingga udara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan data yang dihimpun, dari total delapan korban yang masih dalam pencarian, lima di antaranya merupakan jurnalis profesional dari berbagai media ternama. Mengutip laporan resmi Basarnas, dari analisis awak media, pelibatan jurnalis dalam misi peliputan maritim ini menuntut perhatian ekstra menyusul tantangan ekstrem kondisi perairan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa cakupan wilayah operasi kini telah dibagi secara terperinci menjadi enam sektor strategis. Total luasan area pencarian yang disisir mencapai 6.010 NM² dengan mengerahkan armada canggih mulai dari kapal perang TNI AL, helikopter, hingga unit drone thermal.
Menurut keterangan pihak berwenang, operasi penyelamatan ini turut disokong oleh koordinasi lintas instansi yang melibatkan TNI, Polri, Basarnas Special Group, hingga unsur penanggulangan bencana daerah. Pihak SAR terus mengimbau masyarakat agar proaktif memberikan informasi sekecil apa pun guna mendukung kelancaran misi kemanusiaan ini.