Loading
Kabayan News Surabaya Kabayan News Surabaya
/home / berita / Simpanan 10 Ribu Dollar, Cuan Jutaan...
BERITA

Simpanan 10 Ribu Dollar, Cuan Jutaan Rupiah Tanpa Kerja

By Dea Sefilla Reynata • 2 min read • 14 September 2026
Tumpukan uang dollar di samping kalkulator dan buku keuangan

Tumpukan uang dollar di samping kalkulator dan buku keuangan

Memiliki dana segar sebesar USD 10.000 tentu menjadi pencapaian finansial yang membanggakan bagi siapa saja. Alih-alih hanya mengendapkannya begitu saja di rekening biasa, dana tersebut ternyata bisa "bekerja" menghasilkan pemasukan tambahan melalui sistem bunga yang ditawarkan oleh pihak perbankan.

Berdasarkan analisis tim redaksi, banyak nasabah yang kerap terjebak dengan menaruh uang di bank konvensional tradisional tanpa menyadari potensi imbal hasil yang lebih menggiurkan di tempat lain. "Pemilihan jenis akun tabungan menentukan seberapa cepat uang Anda berlipat ganda dalam setahun," demikian catatan yang dihimpun dari laporan keuangan global.

Mekanisme bunga majemuk atau compound interest memegang peran kunci dalam pertumbuhan aset ini. Jika seseorang menaruh USD 10.000 pada akun dengan tingkat bunga 4 persen, perhitungan bunga sederhana akan menghasilkan USD 400 dalam setahun, namun angka tersebut bisa membengkak jika bunga dibayarkan secara harian atau bulanan.

Selain high-yield savings account atau HYSA yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi, instrumen seperti Certificate of Deposit atau CD serta Money Market Account juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Nasabah perlu jeli menimbang antara potensi keuntungan maksimal dengan tingkat likuiditas dana yang dibutuhkan.

Tim analis mencatat bahwa faktor biaya administrasi tersembunyi dan syarat saldo minimum kerap menggerus keuntungan bersih nasabah. Oleh karena itu, kebiasaan malas berpindah bank konvensional harus ditinggalkan demi mengoptimalkan pertumbuhan kekayaan di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Topics
keuangan tabungan bunga bank investasi ekonomi
Jurnalis Ekonomi & Bisnis

Dea adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu ekonomi, bisnis, dan keuangan. Lulusan Universitas Brawijaya (UB), ia menyajikan berita ekonomi yang mudah dipahami namun tetap mendalam. Liputannya mencakup kebijakan ekonomi, pasar modal, UMKM, dan perkembangan ekonomi digital di Indonesia.