Kementerian Komunikasi dan Digital bergerak cepat membantu pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten, dengan melacak sinyal telepon seluler.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, pihaknya langsung berkoordinasi secara intensif dengan tiga operator seluler utama untuk mendeteksi Base Transceiver Station di sekitar Selat Sunda, mencakup wilayah Banten hingga Lampung. "Kita sudah berkoordinasi dengan tiga operator seluler untuk mendeteksi BTS yang ada di seputaran Selat Sunda, baik yang ada di wilayah Banten maupun Lampung," ujarnya.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa langkah digital forensik ini sangat krusial dalam mempersempit area pencarian di lautan yang luas.
Sebagaimana dilaporkan dalam konferensi pers di Posko SAR Dermaga Pantai Marina Pandeglang Banten, pemantauan juga diperkuat oleh Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio guna mendeteksi sinyal darurat.
Mengutip laporan dari data telekomunikasi yang dihimpun kementerian, Pulau Sebesi teridentifikasi sebagai titik kontak terakhir komunikasi seluler tersebut.
Berdasarkan analisis awak media, informasi penting ini langsung diserahkan kepada Tim SAR Gabungan untuk menjadi acuan utama dalam operasi penyelamatan di lapangan.