Loading
Bandar Bola Kabayan News Surabaya Bandar Bola Kabayan News Surabaya
/home / teknologi / Mahasiswa Surabaya Singapura...
TEKNOLOGI

Mahasiswa Surabaya Singapura Ciptakan Inovasi UMKM, Solusi Cerdas Petani

By Faris Mahmud Wardany • 2 min read • 30 September 2026
Mahasiswa Surabaya dan Singapura berkolaborasi melakukan inovasi untuk UMKM dan petani

Mahasiswa Surabaya dan Singapura berkolaborasi melakukan inovasi untuk UMKM dan petani

Sebanyak 80 mahasiswa dari Surabaya dan Singapura menunjukkan aksi nyata melalui kolaborasi lintas negara untuk mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, petani, serta peternak lokal. Program kolaboratif bertajuk Learning Express 2026 ini memfokuskan perhatian pada upaya peningkatan efisiensi produksi dan pengembangan rantai nilai usaha warga di Kota Pahlawan.

Berdasarkan analisis awak media, sinergi internasional seperti ini memberikan angin segar bagi sektor ekonomi kerakyatan yang kerap menghadapi kendala teknologi dan akses pasar. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas sangat efektif dalam menjembatani kebutuhan riil di lapangan.

Pelaksanaan program pengabdian ini menempatkan dua lokasi utama sebagai pusat kegiatan, yaitu Kampung Semanggi di wilayah Benowo serta Jago Karah Farm di kawasan Jambangan. Di kedua tempat tersebut, para mahasiswa bahu-membahu membedah berbagai persoalan teknis yang selama ini menghambat produktivitas warga.

Di Kampung Semanggi, para mahasiswa mengkaji kendala yang dihadapi ratusan penjual pecel dan petani lokal, mulai dari sistem irigasi konvensional hingga proses panen manual. Sementara itu, perhatian di Jago Karah Farm difokuskan pada optimalisasi peternakan ayam perkotaan, penanganan pakan, serta pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

Fasilitator Singapore Polytechnic, Lee Yoke King, mengungkapkan apresiasinya terhadap kerja sama yang terjalin erat dengan pihak UMSURA. "Kami juga bersyukur dapat bekerja berdampingan dengan mahasiswa dan fasilitator UMSURA sehingga dapat belajar dan berkarya bersama, serta membangun kepedulian terhadap masyarakat," ucapnya pada Rabu (30/9/2026).

Kepala Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat UMSURA, Arin Setyowati, menegaskan bahwa program ini menggunakan pendekatan design thinking agar mahasiswa mampu menyelami persoalan mendalam. "Melalui pendekatan design thinking, mahasiswa tidak sekadar datang untuk mengamati, tetapi diajak memahami tantangan nyata masyarakat dan menciptakan solusi inovatif," jelasnya.

Rektor UMSURA Prof Mundakir turut menambahkan bahwa kemitraan strategis dengan institusi luar negeri ini bertujuan mengasah kepekaan sosial sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa. Pengalaman interaksi langsung dengan masyarakat diyakini mampu membentuk karakter lulusan yang tangguh dan solutif.

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan tahapan co-creation dan presentasi prototipe karya mahasiswa dalam ajang Gallery Walk. Berbagai gagasan teknologi tepat guna yang dihasilkan diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan UMKM serta memperkuat ketahanan pangan lokal di Jawa Timur.

Topics
mahasiswa surabaya singapura umkm petani peternak inovasi pendidikan
Jurnalis Hukum & Kriminal

Faris adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.