Saham Hewlett Packard Enterprise atau HPE mencatatkan pencapaian fantastis dengan ditutup pada level harga tertinggi sepanjang masa menyusul lonjakan tajam dalam sesi perdagangan pasar saham Wall Street. Kenaikan signifikan ini dipicu oleh tingginya permintaan infrastruktur pusat data berkinerja tinggi di tengah masifnya gelombang adopsi kecerdasan buatan global.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan keuangan dan pemaparan manajemen, permintaan pasar saat ini jauh melampaui ketersediaan pasokan yang ada di industri semikonduktor. Menurut CFO Hewlett Packard Enterprise Marie Myers, tren positif dari sektor kecerdasan buatan ini dipastikan akan terus berlanjut dan menjadi penopang utama pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.
Dalam perhelatan investor day, pihak eksekutif perusahaan mengungkapkan bahwa proyeksi pesanan jaringan untuk tahun fiskal mendatang diproyeksikan melampaui target awal. Mengutip laporan dari awak media, ekspansi bisnis segmen jaringan ini didorong oleh portofolio gabungan yang semakin kuat serta optimisme tinggi di kalangan pelaku pasar.
Sebagai bagian dari ekspansi masif tersebut, HPE secara resmi mengumumkan perolehan kontrak senilai USD 1,2 miliar dari penyedia infrastruktur cloud privat Vultr. Kontrak besar ini mencakup pengerahan rak server AI AMD Helios yang akan diintegrasikan langsung ke dalam pusat data Vultr di Amerika Serikat.
Analis pasar menilai bahwa pencapaian ini membuktikan kekuatan portofolio produk server dan jaringan mutakhir milik perusahaan dalam menangkap peluang ekonomi digital. Tim redaksi mencatat bahwa kombinasi kenaikan target pendapatan fiskal dan kontrak strategis berteknologi tinggi menjadikan prospek saham HPE semakin diburu oleh para investor kakap.