Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, membawa dampak signifikan terhadap kondisi perairan umum. Berdasarkan laporan di lapangan, permukaan air di kawasan Waduk Sutami mengalami penyusutan drastis hingga mencapai 47 meter dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut pengamatan awak media, penurunan volume air yang cukup masif tersebut justru membuka ruang baru bagi masyarakat sekitar. Area yang mulanya terendam dan biasa dimanfaatkan untuk aktivitas budidaya keramba jaring apung kini berubah wujud menjadi lahan pertanian produktif.
Mengutip laporan yang dihimpun, warga setempat memanfaatkan hamparan tanah lapang bekas genangan waduk tersebut untuk menanam berbagai komoditas pangan seperti padi dan jagung. Langkah adaptif ini diambil oleh para petani demi menyiasati situasi kekeringan agar tetap bisa produktif.
Dari analisis tim redaksi, fenomena pemanfaatan lahan darurat saat musim kemarau seperti ini kerap menjadi siklus tahunan bagi masyarakat di sekitar Waduk Sutami. Kendati demikian, kondisi ini sekaligus mencerminkan betapa rentannya ketersediaan cadangan air terhadap dinamika cuaca ekstrem.