Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di ruas Jalan Raya Surabaya-Madiun, tepatnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Peristiwa nahas ini melibatkan sebuah truk Mitsubishi dan sepeda motor yang dikendarai oleh warga setempat pada Rabu pagi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan kepolisian, korban meninggal dunia di lokasi kejadian diketahui bernama Hariyono (66), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan. Benturan keras yang terjadi akibat tabrakan frontal tersebut membuat korban mengalami luka fatal hingga nyawanya tidak tertolong.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Andika Cahyono menjelaskan bahwa insiden bermula ketika truk dengan nomor polisi B 9848 U yang dikemudikan oleh Ruson Santana melaju dari arah timur menuju barat. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi truk berupaya mendahului kendaraan lain yang berada di depannya.
Berdasarkan analisis dari awak media dan hasil olah tempat kejadian perkara, pengemudi truk diduga melakukan manuver berbahaya di lajur yang tidak tepat. Truk tersebut bergerak ke kanan melewati marka jalan garis lurus panjang tanpa memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda dengan nomor polisi AE 3345 HT yang dikendarai oleh korban melaju dari arah sebaliknya yakni barat ke timur. Mengingat jarak yang sudah terlalu dekat dan ruang gerak yang sempit, tabrakan hebat antara kedua kendaraan pun tidak dapat dihindarkan.
Meskipun pengemudi truk dilaporkan selamat tanpa mengalami luka, bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah. Total kerugian material akibat insiden kecelakaan maut di jalur utama tersebut diperkirakan mencapai Rp5 juta.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa dugaan sementara kecelakaan ini murni disebabkan oleh kelalaian pengemudi truk yang memaksakan diri mendahului kendaraan di area marka jalan terlarang. Kasus laka lantas tersebut kini ditangani secara intensif oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Madiun.