Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kembali dipercaya untuk memegang kendali kepemimpinan organisasi ekonomi Islam regional. Berdasarkan laporan dari Grand City Surabaya, Emil resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah Jawa Timur untuk periode 2026 hingga 2031. Prosesi pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat MES yang juga menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, dengan melibatkan 85 pengurus baru.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen dan dedikasi Emil selama memimpin organisasi pada periode sebelumnya. Menurut Khofifah, kepemimpinan yang berkelanjutan ini sangat krusial dalam memperkuat sinergi antarpelaku ekonomi syariah di tingkat regional. Ia menilai bahwa Jawa Timur memiliki fondasi ekonomi yang sangat kuat melalui sektor UMKM, industri halal, serta potensi besar dari ekonomi pesantren yang perlu terus dikembangkan.
Dari analisis awak media, pengukuhan kepengurusan baru ini menjadi momentum penting bagi Jawa Timur untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi syariah terkemuka di Indonesia. Provinsi ini tercatat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dengan sokongan utama dari ekosistem produk halal. Oleh karena itu, penguatan rantai nilai halal dari hulu hingga hilir menjadi fokus utama yang terus diakselerasi oleh pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan.
Sementara itu, Emil Dardak menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan perhatian khusus pada percepatan kepemilikan sertifikat halal bagi para pelaku usaha kecil dan menengah. Tantangan administratif di lapangan seringkali menjadi hambatan tersendiri, sehingga keberadaan fasilitas seperti Halal Industrial Park diharapkan mampu menjadi solusi katalisasi. Sebagaimana dijelaskan oleh Emil, sinergi yang kuat dengan Bank Indonesia dan sektor perbankan syariah lokal juga akan terus dioptimalkan demi menjawab berbagai tantangan finansial ke depan.