Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmen seriusnya dalam mendorong pertumbuhan sektor keuangan syariah nasional. Melalui perhelatan akbar Festival Ekonomi Syariah Jawa 2026 di Surabaya yang berlangsung pada 24 hingga 27 September 2026, otoritas moneter tersebut sukses membuka akses pembiayaan serta perluasan pasar bagi para pelaku usaha lokal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, agenda tahunan ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang seremonial atau pameran semata, melainkan instrumen strategis untuk mendongkrak literasi publik sekaligus menjembatani kebutuhan riil para pelaku industri halal dengan lembaga keuangan serta mitra dagang potensial.
Yono Haryono selaku Koordinator Fesyar Jawa 2026 menjelaskan bahwa strategi utama yang diusung adalah mempertemukan langsung para pengusaha dengan lembaga pembiayaan dan calon mitra melalui skema fasilitasi bisnis yang terstruktur.
Sebagaimana dilaporkan dalam wawancara khusus, pihaknya berharap kegiatan ini mampu menjadi pemicu utama terciptanya transaksi serta kesepakatan dagang yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha di masa mendatang.
Mengutip laporan resmi panitia hingga Sabtu, 26 September 2026, efektivitas program fasilitasi bisnis tersebut telah membuahkan hasil gemilang dengan catatan nilai kesepakatan pembiayaan yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp36 miliar selama dua hari pelaksanaan.