Warga di kawasan Sawahan, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Lamongan, digegerkan oleh ulah seekor monyet peliharaan yang tiba-tiba berubah menjadi sangat agresif. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, perubahan perilaku drastis pada hewan primata tersebut terjadi tidak lama setelah sang majikan dikabarkan meninggal dunia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Sebelumnya, hewan tersebut dikenal cukup jinak oleh warga sekitar. Namun, situasi berubah mencekam ketika insting liar hewan itu mendadak bangkit, membuat warga resah dan ketakutan karena dikhawatirkan dapat melukai anak-anak maupun orang dewasa di lingkungan pemukiman.
Sebagaimana dilaporkan oleh pihak berwenang, warga yang sudah merasa terancam akhirnya memilih mengambil langkah cepat dengan meminta bantuan darurat. Laporan tersebut langsung direspons oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lamongan yang menerjunkan personelnya ke lokasi kejadian.
Kabid Damkar Lamongan, Rayin, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan warga pada sore hari sebelum mengerahkan tim khusus ke tempat kejadian. "Tiga rescuer langsung bergerak ke lokasi. Petugas terlebih dahulu memberikan umpan makanan untuk menenangkan monyet sebelum menangkapnya secara langsung," ujar Rayin.
Dari analisis awak media, respons cepat dari instansi terkait sangat krusial dalam meredam potensi bahaya dari satwa peliharaan yang mengalami stres akibat kehilangan pemiliknya. Berkat kesigapan petugas, monyet tersebut berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa dan kini telah dibawa ke Markas Damkar Korwil Lamongan.
Selain insiden amukan monyet, pihak Damkar Lamongan juga mencatat kejadian evakuasi satwa liar lainnya sehari sebelumnya di Jalan Andansari, Kelurahan Sukorejo. Petugas terpaksa turun tangan mengamankan seekor biawak berukuran cukup besar yang menyelinap masuk dan mengacak-acak dapur warga.
Mengakhiri keterangannya, Rayin mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan kemunculan hewan liar atau peliharaan yang berpotensi membahayakan keselamatan umum. Pihaknya menegaskan bahwa penanganan oleh tenaga profesional dengan peralatan khusus sangat diperlukan guna menghindari risiko cedera.