Joko Widodo disebut-sebut bakal segera menempati posisi strategis di dalam struktur partai politik baru menyusul langkah politiknya yang kian terang-terangan. Mantan Presiden RI tersebut dijadwalkan akan segera dikukuhkan secara resmi sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia pada akhir tahun ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, proses pengukuhan tersebut rencananya akan dilangsungkan pada pertengahan bulan November 2026. Momen penting ini diproyeksikan bertepatan langsung dengan rangkaian acara Rapat Pimpinan Nasional serta perayaan Hari Ulang Tahun PSI yang dipusatkan di Kota Surabaya.
Mengutip pernyataan dari Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, agenda besar partai tersebut diagendakan berlangsung pada tanggal 16 November 2026. "Mungkin tanggal 16 November 2026 nanti dia akan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia. Di saat hari Rapimnas dan hari ulang tahun PSI. Lokasinya di Surabaya," ungkap Ali ketika memberikan keterangan kepada awak media di Bandung.
Dari analisis tim redaksi, langkah penempatan Jokowi sebagai tokoh sentral di struktur pembina ini diyakini akan mendongkrak daya tawar serta magnet elektoral partai berlambang mawar tersebut secara signifikan. Kehadiran figur politik berpengaruh nasional diprediksi bakal mengubah peta kekuatan internal dan mendatangkan atensi publik yang masif.
Sebelum kepastian pengukuhan ini mengemuka, sinyal kuat kebergabungannya telah ditunjukkan secara terbuka di hadapan publik dan kader partai. Sebagaimana diketahui, Jokowi sebelumnya telah memamerkan kepemilikan Kartu Tanda Anggota PSI dalam sebuah agenda resmi partai di Bandung, sekaligus menegaskan bahwa status keanggotaannya telah dimulai sejak 14 Oktober 2025 lalu.