Pertandingan lanjutan UEFA Nations League antara Timnas Inggris melawan Kroasia di Stadion HNK Rijeka, Rijeka, menyita perhatian publik sepak bola internasional. Laga yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober ini awalnya dipastikan steril dari penonton akibat sanksi tegas yang dijatuhkan oleh otoritas sepak bola Eropa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Hukuman tersebut diberikan menyusul insiden perilaku rasis dan diskriminatif yang dilakukan oleh oknum suporter Kroasia pada babak perempat final tahun sebelumnya melawan Prancis. Akibat pelanggaran berat tersebut, federasi Kroasia harus menerima kenyataan tim nasionalnya bertanding tanpa dukungan suporter tuan rumah.
Kendati demikian, secercah harapan justru didapatkan oleh kubu Timnas Inggris berkat pemanfaatan aturan khusus yang jarang diketahui publik. Menurut laporan dari berbagai sumber olahraga, komunikasi intensif antara UEFA dan Asosiasi Sepak Bola Inggris menghasilkan kesepakatan eksklusif bagi segelintir pendukung setia The Three Lions.
Berdasarkan pernyataan resmi dari England Supporters Travel Club, sebanyak 100 tiket khusus diberikan kepada anggota aktif terpilih untuk menyaksikan langsung perjuangan skuad asuhan Thomas Tuchel. "Kami senang mengonfirmasi bahwa setelah diskusi dengan UEFA, delegasi kecil anggota Travel Club diizinkan hadir," tulis pernyataan tersebut.
Menariknya lagi, stadion berkapasitas 8.279 kursi tersebut diprediksi tetap akan terisi hingga 75 persen dari kapasitas total berkat celah regulasi disiplin UEFA. Berdasarkan Pasal 73 aturan disiplin UEFA, pihak penyelenggara memberikan pengecualian khusus bagi anak-anak usia hingga 14 tahun dari sekolah atau akademi sepak bola yang diundang secara gratis.
Berdasarkan analisis tim redaksi, celah regulasi ini menjadi bukti bahwa atmosfer pertandingan tetap bisa dijaga meski sanksi larangan penonton diberlakukan secara ketat. Sekitar 5.500 hingga 6.000 anak-anak yang didampingi oleh para pengasuh dipastikan akan memadati tribun penonton dalam laga tandang yang krusial bagi Inggris.