Bintang Liverpool, Cody Gakpo, secara terbuka meluapkan kekesalannya terhadap sikap Timnas Jerman dalam duel sengit UEFA Nations League yang mempertemukan Belanda dan Jerman di Amsterdam. Penyerang sayap andalan The Reds tersebut menilai tindakan kubu Der Panzer yang tetap melanjutkan serangan saat rekan setimnya terkapar di lapangan sebagai hal yang tidak sportif.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Insiden panas tersebut bermula ketika penyerang Belanda, Brian Brobbey, tergeletak kesakitan akibat cedera otot di dekat lingkaran tengah lapangan. Alih-alih membuang bola demi keamanan pemain, skuad asuhan Jurgen Klopp tetap meneruskan alur serangan yang berujung pada gol pembuka yang dicetak oleh Felix Nmecha.
Menanggapi kontroversi tersebut, Cody Gakpo menyatakan bahwa menghentikan sejenak jalannya laga saat ada pemain yang cedera merupakan bentuk etika yang seharusnya dijunjung tinggi di lapangan hijau. "Menurut saya sudah biasa untuk berhenti saat ada pemain tergeletak cedera di lapangan, meski tidak ada aturan tertulisnya," ujar Gakpo seperti dilaporkan oleh Telegraaf.
Berdasarkan analisis dari pengamat sepak bola dan regulasi resmi IFAB Law 5.3, wasit memang memiliki diskresi untuk membiarkan pertandingan tetap berlanjut kecuali jika pemain mengalami cedera kepala atau cedera serius. Aturan ini sering kali memicu perdebatan di kalangan pemain karena praktik menghentikan bola secara sukarela kini semakin jarang dilakukan di level kompetitif tertinggi.
Terlepas dari tensi tinggi yang terjadi di atas lapangan, pertandingan tersebut akhirnya berakhir imbang setelah Cody Gakpo sukses mencetak gol spektakuler di menit-menit akhir babak kedua. Umpan silang akurat dari debutan Ruben van Bommel berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Gakpo untuk menyelamatkan tim Oranje dari kekalahan di hadapan pendukung sendiri.