Loading
Bandar Bola Kabayan News Surabaya Bandar Bola Kabayan News Surabaya
/home / berita / ASDP Bangun Jembatan Penghubung...
BERITA

ASDP Bangun Jembatan Penghubung Dermaga Ketapang, Solusi Bebas Macet

By Faris Mahmud Wardany • 2 min read • 25 September 2026
Suasana Pelabuhan Ketapang Banyuwangi saat aktivitas penyeberangan feri berlangsung

Suasana Pelabuhan Ketapang Banyuwangi saat aktivitas penyeberangan feri berlangsung

PT ASDP Indonesia Ferry Persero mengambil langkah strategis guna mengatasi masalah kemacetan menahun yang kerap melanda kawasan Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, proyek ambisius ini berfokus pada pembangunan jembatan penghubung yang mengintegrasikan Dermaga Bulusan dengan Dermaga Landing Craft Machine atau LCM.

Dermaga Bulusan selama ini berfungsi sebagai area penyangga kendaraan berukuran besar saat terjadi lonjakan arus, sementara Dermaga LCM menjadi tumpuan utama bagi truk logistik raksasa seperti truk tronton dan gandeng.

Melalui infrastruktur baru tersebut, pihak pengelola berupaya memindahkan seluruh titik antrean kendaraan agar langsung masuk ke dalam kawasan pelabuhan tanpa harus meluber ke jalan raya umum.

"Pastinya kita mengurai kemacetan yang ada di depan, di jalan pelabuhan ke depan. Artinya memindahkan semua antrean masuk ke dalam pelabuhan," ujar General Manager ASDP Ketapang, Media Syahrianto, saat menjelaskan efektivitas skema baru ini.

Kendati demikian, rencana besar tersebut saat ini masih dalam tahap penggodokan yang melibatkan koordinasi intensif bersama Pemkab Banyuwangi dan Pemprov Jawa Timur terkait desain teknis serta sumber anggaran.

Mengutip laporan dari hasil koordinasi lapangan, proyek ini juga berdampak pada sekitar 24 bangunan warga di sekitar lokasi yang berdiri di atas lahan milik pemerintah daerah dan provinsi.

Topics
asdp pelabuhan ketapang banyuwangi dermaga bulusan dermaga lcm kemacetan infrastruktur
Jurnalis Hukum & Kriminal

Faris adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.