Aksi kejahatan pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan warga di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Sebanyak tiga unit sepeda motor dilaporkan raib digondol oleh komplotan maling dalam waktu semalam di dua lokasi yang saling berdekatan di Desa Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu kendaraan yang hilang merupakan milik Pondok Pesantren Raudhatul Ulum. Peristiwa tersebut baru disadari oleh pihak pesantren ketika para santri bersiap untuk melaksanakan ibadah shalat subuh.
"Pihak kami baru mengetahui kejadian pada saat santri akan melakukan shalat subuh," ungkap salah seorang santri Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Muhammad Danialin Nasrullah.
Selain kendaraan di lingkungan pondok pesantren, dua unit sepeda motor lainnya yang terdiri dari satu unit Honda Beat hitam dan satu unit Honda Vario putih turut raib dari halaman SPPG Cemengkalang yang letaknya tidak jauh dari lokasi pertama. Berdasarkan analisis awak media, komplotan ini tampaknya telah memetakan target sasaran secara matang untuk melancarkan aksi kejahatan dalam waktu singkat.
Aksi para pelaku sempat terekam oleh kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut, terlihat komplotan yang berjumlah lima orang datang dengan mengendarai dua unit sepeda motor secara berboncengan.
"Sempat terekam CCTV, pelakunya ada 5 orang pakai dua sepeda motor, pelakunya sepertinya sama lima orang tadi, dari pondok ke SPPG itu enggak jauh juga," jelas Danialin saat memberikan keterangan terkait insiden tersebut.
Pihak korban berharap agar aparat penegak hukum dapat segera mengidentifikasi serta membekuk seluruh anggota komplotan pencuri yang meresahkan ini. Penangkapan cepat dinilai penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar.
Sementara itu, aparat kepolisian telah bergerak cepat menindaklanjuti insiden tersebut. Kepala SPKT Polresta Sidoarjo, Iptu Setyo Budi, membenarkan bahwa laporan resmi terkait kasus pencurian kendaraan bermotor di Desa Cemengkalang telah diterima oleh pihak berwajib.
"Benar, ada curanmor di lokasi tersebut. Rabu siang kemarin sudah ada laporan masuk mengenai curanmor. Lima orang beraksi dan terekam CCTV mencuri dua sepeda motor sekaligus di satu lokasi," ujar Setyo.
Berdasarkan hasil penelusuran sementara, komplotan tersebut melancarkan aksinya sekitar pukul 02.15 WIB. Saat ini, jajaran kepolisian masih memburu para pelaku dengan berbekal rekaman CCTV serta keterangan dari para saksi di lokasi kejadian.