Ketegangan mencekam melanda perairan utara Sumenep, Madura, setelah kapal penumpang Kapal Mutiara Sentosa 2 dilaporkan dilalap si jago merah di tengah perjalanan menuju Makassar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan komunikasi radio di sekitar lokasi, kondisi kapal yang mengangkut ratusan orang tersebut hampir terbakar habis. Sebagian penumpang yang panik terpaksa bertahan di anjungan serta haluan kapal, bahkan ada yang nekat terjun ke laut menggunakan rompi pelampung demi menyelamatkan diri dari kobaran api.
Upaya penyelamatan darurat langsung dikerahkan meski terkendala posisi dan situasi di lapangan. Mengutip laporan resmi, kapal terdekat seperti Kapal Meratus Project 3 tidak bisa mendekat secara langsung karena membawa muatan bahan mudah terbakar, sehingga proses evakuasi dialihkan menggunakan armada penolong lainnya.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, membenarkan bahwa proses evakuasi masih berlangsung intensif di lokasi kejadian. Menurutnya, "Saat ini, para penumpang yang berhasil diselamatkan lebih dahulu dievakuasi menggunakan TB Hasnur 26 sebelum dipindahkan ke MV Meratus 2."
Kantor SAR Surabaya juga telah mengerahkan armada tambahan berupa KN SAR 249 Permadi untuk mempercepat penanganan darurat. Berdasarkan analisis tim redaksi, kecepatan respons koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama untuk meminimalisasi korban jiwa dalam insiden maritim berskala besar ini.
Di sisi lain, jajaran kepolisian setempat langsung bergerak cepat mengamankan situasi. Kasi Humas Polres Sumenep mengonfirmasi bahwa Kapolresta Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, langsung turun tangan mendatangi Pelabuhan Kalianget guna memantau proses koordinasi bersama Basarnas dan KSOP.