Pertarungan tinju paling dinantikan di Inggris antara Tyson Fury melawan Anthony Joshua akhirnya menemui titik terang setelah sempat diwarnai perdebatan panjang terkait lokasi. Berdasarkan laporan terbaru yang dikutip dari media olahraga internasional, duel akbar berlabel Battle of Britain ini bergeser dari rencana awal di Amerika Serikat menuju tanah Britania.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut laporan jurnalis tinju ternama Dan Rafael, terdapat peluang besar bahwa Principality Stadium di Cardiff, Wales, akan menjadi saksi bentrokan dua petinju kelas berat tersebut pada 28 November mendatang. Stadion berkapasitas 80.000 penonton ini dipilih setelah negosiasi alot antara promotor dan pihak penyiaran.
Berdasarkan analisis dari awak media dan pengamatan tim redaksi, perubahan haluan ini mengejutkan banyak pihak mengingat sebelumnya platform streaming Netflix dan penasihat Turki Alalshikh sangat menginginkan Madison Square Garden di New York sebagai arena pertarungan. Namun, lampu hijau dari pihak penyiaran membuat opsi di Inggris kembali terbuka lebar.
Ketegangan sebelumnya sempat memuncak ketika Tyson Fury melontarkan kritik pedas melalui media sosial kepada Anthony Joshua terkait lambatnya penyelesaian kontrak lokasi. "Joshua, di mana kamu? Masih belum ada kesepakatan, ini mulai melelahkan," ujar Fury dalam video yang diunggahnya, menyindir sikap sang calon lawan.
Meski keduanya kini telah menginjak usia senja dalam karier tinju profesional, antusiasme para penggemar di seluruh dunia sama sekali tidak surut. Stadion ikonik di Cardiff yang dilengkapi atap geser dipastikan siap memberikan pengalaman maksimal tanpa terkendala faktor cuaca buruk.