Loading
Kabayan News Surabaya Kabayan News Surabaya
/home / teknologi / SpaceX Dapat Bobot Baru di Nasdaq...
TEKNOLOGI

SpaceX Dapat Bobot Baru di Nasdaq 100, Siap Borong Dana Triliunan Rupiah

By Dea Sefilla Reynata • 2 min read • 13 September 2026
Ilustrasi grafik perdagangan saham SpaceX di bursa Nasdaq 100

Ilustrasi grafik perdagangan saham SpaceX di bursa Nasdaq 100

Perusahaan dirgantara terkemuka dunia, SpaceX, dikabarkan bersiap mendapatkan peningkatan bobot yang signifikan di dalam indeks saham terkemuka Nasdaq 100 pada bulan ini. Menurut laporan yang beredar, penyesuaian tersebut diprediksi mampu memicu gelombang aksi beli hingga miliaran dolar dari berbagai dana investasi pasif yang mengacu pada indeks acuan tersebut.

Berdasarkan data pro forma dari Nasdaq's Global Index Watch, bobot SpaceX diperkirakan akan melonjak dari sekitar 1,28 persen menjadi kurang lebih 2,82 persen. Sebagaimana dilaporkan oleh kalangan analis Wall Street, perubahan positif ini diyakini bakal mendatangkan aliran modal masif baru dari Exchange-Traded Funds atau ETF serta reksa dana indeks.

Sebelumnya, bobot SpaceX tercatat relatif kecil sejak pertama kali dimasukkan ke dalam bursa tersebut pada bulan Juli lalu. Mengutip laporan dari Bloomberg, kondisi itu terjadi lantaran sebagian besar saham perusahaan masih tertahan dalam masa penguncian atau lockup sehingga tidak tersedia untuk diperdagangkan secara publik.

Seiring berjalannya waktu dan mulai kedaluwarsanya masa penguncian tersebut, ketersediaan saham SpaceX di pasaran publik kian meningkat secara bertahap. Berdasarkan analisis tim redaksi, bertambahnya jumlah saham yang beredar bebas atau free float ini secara otomatis mendongkrak porsi dan bobot perusahaan di dalam susunan indeks Nasdaq 100.

Lebih lanjut, potensi penyesuaian lanjutan juga masih terbuka lebar mengingat masih ada jadwal pencairan saham dari masa lockup berikutnya. Meskipun sempat muncul kekhawatiran bahwa gelombang saham baru ini akan memicu aksi jual besar-besaran seperti pada rilis laporan keuangan perdana Agustus lalu, faktanya para pemegang saham internal memilih untuk mempertahankan kepemilikan mereka.

Indeks Nasdaq 100 sendiri diketahui secara rutin melacak kinerja perusahaan-perusahaan non-keuangan terbesar yang melantai di bursa saham Nasdaq. Kenaikan bobot ini memegang peranan krusial karena lembaga keuangan pasif, termasuk dana raksasa Invesco QQQ Trust Series 1, wajib menyesuaikan portofolio kepemilikan saham mereka demi mengikuti pergerakan indeks acuan.

Topics
spacex nasdaq 100 pasar saham investasi wall street ekonomi bloomberg
Jurnalis Ekonomi & Bisnis

Dea adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu ekonomi, bisnis, dan keuangan. Lulusan Universitas Brawijaya (UB), ia menyajikan berita ekonomi yang mudah dipahami namun tetap mendalam. Liputannya mencakup kebijakan ekonomi, pasar modal, UMKM, dan perkembangan ekonomi digital di Indonesia.