Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Tenaga Kerja secara resmi membuka bursa kerja atau Job Fair 2026 di SMK Negeri 1 Jetis. Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, kegiatan yang dihelat dalam rangka memperingati Hari Ulang Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini langsung diserbu oleh ribuan pencari kerja dari berbagai daerah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis tim redaksi dari data statistik ketenagakerjaan, penyelenggaraan bursa kerja semacam ini menjadi instrumen penting dalam mempertemukan langsung para pencari kerja dengan pihak industri. Langkah taktis ini diyakini mampu mengakselerasi penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus menekan angka pengangguran terbuka yang tercatat sebesar 3,49 persen pada periode sebelumnya.
Sebanyak 28 perusahaan terkemuka ambil bagian dalam bursa kerja tersebut dengan menawarkan total 1.258 posisi pekerjaan. Beragam bidang industri turut serta mulai dari sektor manufaktur, teknologi informasi, pemasaran, hingga jasa profesional demi mengakomodasi latar belakang pendidikan yang beragam dari para pelamar.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah harus berjalan beriringan dengan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat. "Job fair ini harus menjadi ruang pertemuan yang menghasilkan peluang kerja nyata dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh pencari kerja," ujarnya saat memberikan sambutan pembuka.
Pihak Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto mencatat antusiasme luar biasa dari warga setempat dengan jumlah pendaftar online yang menembus angka hampir 1.500 orang hanya dalam kurun waktu tiga hari. Kehadiran bursa kerja ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan industri modern akan sumber daya manusia yang kompeten, disiplin, dan memiliki daya saing tinggi.