Warga Kota Malang dihebohkan dengan kemunculan video amatir yang memperlihatkan aliran Sungai Brantas mendadak berubah warna menjadi ungu gelap secara misterius. Fenomena tak biasa yang terekam di dekat kawasan Jembatan Mergosono Gang 5 tersebut sontak viral di berbagai platform media sosial dan memicu tanda tanya besar dari masyarakat luas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, perubahan warna air yang pekat ini tidak berlangsung lama namun cukup membuat warga sekitar panik sekaligus penasaran. Salah satu saksi mata sekaligus warga setempat bernama Devi mengungkapkan bahwa anomali warna tersebut terlihat jelas sejak siang hari dan berangsur normal setelah berlangsung kurang lebih satu jam.
Mengutip keterangan dari Devi, air sungai terpantau mulai berubah warna menjadi ungu pekat sekitar pukul 11.30 WIB dan kembali seperti sedia kala pada pukul 12.30 WIB. "Tadi awal tau sekitar pukul 11.30 WIB, berubah warna ungu gelap. Warnanya baru kembali seperti semula sekitar pukul 12.30 WIB. Ya kira-kira sekitar satu jam," ungkap Devi.
Devi juga menambahkan bahwa peristiwa serupa belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut, sehingga warga setempat merasa bingung mengenai asal-muasal zat atau limbah yang mencemari sungai. Terlebih lagi, perubahan warna pekat itu tidak terjadi di seluruh aliran melainkan hanya terkonsentrasi di titik tertentu saja.
Menanggapi kegaduhan publik tersebut, pihak Perum Jasa Tirta I langsung bergerak cepat merespons laporan warga dengan mengerahkan tim teknis ke lokasi kejadian. Langkah cepat ini diambil guna melakukan peninjauan langsung serta menginvestigasi pemicu utama di balik perubahan warna air yang mencurigakan itu.
Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Sub Divisi Komunikasi Korporat dan Umum Perum Jasa Tirta I, Ivania Aestrianingsih, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti fenomena ini sebelum investigasi mendalam rampung. "Rekan-rekan di lapangan sudah menuju ke sana (tempat aliran sungai berubah warna)," terang Ivania, seraya menegaskan bahwa lembaganya perlu melihat langsung kondisi riil di lapangan.