Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Inggris ketika figur penting dunia tinju internasional, Turki Alalshikh, dikaitkan dengan rencana akuisisi klub mantan juara Premier League, Leicester City. Langkah ini langsung menyita perhatian publik pencinta sepak bola mengingat rekam jejak sang tokoh asal Arab Saudi yang aktif dalam investasi olahraga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan dari berbagai sumber media olahraga terkemuka, pihak manajemen Leicester City kabarnya telah melakukan pendekatan atau penjajakan awal kepada Alalshikh menyusul rencana penjualan klub oleh pemilik saat ini, King Power. Situasi klub yang kini berjuang di kompetisi kasta bawah membuat rumor kepemilikan baru ini menjadi topik hangat di kalangan suporter.
Sebelum dikaitkan dengan The Foxes, Alalshikh sempat santer diberitakan ingin mengakuisisi klub EFL Championship, Derby County, pada musim panas lalu. Namun, ia memutuskan untuk mundur dari proses tersebut karena menilai persiapan tim sudah terlambat mengingat kompetisi musim baru telah resmi berjalan.
Mengutip laporan jurnalis talkSPORT Ben Jacobs, konsorsium yang dipimpin oleh pengusaha Neil Lal menyebutkan bahwa pemilik Leicester City mematok harga sekitar 200 juta poundsterling bagi pihak yang berminat mengambil alih kepemilikan klub. Selain itu, calon pemilik baru juga harus menanggung beban utang signifikan yang ditinggalkan dalam struktur finansial klub saat ini.
Dari analisis tim redaksi, masuknya nama Alalshikh dalam bursa calon investor baru memberikan secercah harapan bagi para pendukung Leicester City yang mendambakan kebangkitan klub. Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai keterlibatan personalnya, kehadiran figur berfinansial kuat diyakini mampu memulihkan kejayaan klub juara Liga Inggris musim 2015/2016 tersebut.