Turnamen golf bergengsi Irish Open diwarnai oleh insiden kontroversial yang melibatkan pegolf kenamaan tuan rumah, Shane Lowry. Di tengah performa gemilangnya yang memuncaki klasemen sementara, sang atlet justru menuai gelombang kritik pedas dari para penonton serta pengguna media sosial.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan dari berbagai sumber media olahraga, insiden tersebut bermula ketika Lowry melakukan pukulan tee shot di lubang ke-18 par empat di Trump International Golf Links & Hotel yang berujung melenceng ke arah kiri. Caddy-nya, Dermot Byrne, langsung berteriak memperingatkan kelompok relawan yang berdiri di sekitar fairway.
Kendati demikian, mikrofon di lapangan menangkap sebuah kalimat kontroversial yang diduga keluar dari mulut Lowry tak lama setelah insiden nyaris celaka tersebut. Pegolf berusia 39 tahun itu terdengar melontarkan pernyataan "mereka pantas untuk dipukul" yang langsung memicu kemarahan publik.
Reaksi keras pun berdatangan dari para penggemar golf di dunia maya yang menilai sikap sang atlet sangat tidak pantas terhadap para relawan yang bertugas. Sejumlah pihak menuntut adanya permintaan maaf terbuka dari juara amatir masa lalu itu mengingat dukungan besar yang diberikan oleh para penonton kandang.
Menanggapi kehebohan yang terjadi, tim redaksi menilai insiden ini dapat mencoreng konsentrasi sang atlet jelang putaran final penentuan gelar juara. Tekanan mental di kandang sendiri tentu menjadi ujian berat di tengah sorotan tajam media atas etika di lapangan hijau.
Terlepas dari kontroversi tersebut, penampilan Lowry sepanjang turnamen ini memang terbilang luar biasa usai membukukan skor impresif 28 September. Ia kini memimpin klasemen dengan keunggulan empat pukulan atas pesaing terdekatnya, Jacob Skov Olesen.