Bintang muda darts dunia, Luke Littler, mengambil langkah tegas dengan memboikot sejumlah kejuaraan di Belanda. Keputusan drastis ini diambil setelah ia merasa geram atas tindakan tidak sportif yang diterimanya dari publik tuan rumah selama ajang World Series of Darts Finals di Amsterdam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media, tekanan mental yang dialami oleh atlet berusia 19 tahun tersebut mencapai puncaknya ketika ia bertanding menghadapi wakil tuan rumah Danny Noppert dan kompatriotnya Nathan Aspinall. Suasana pertandingan kerap ternoda oleh aksi cemoohan dan siulan nyaring dari tribun penonton yang memaksa wasit turun tangan.
Mengutip laporan dari lapangan, "The Nuke" secara terbuka menyatakan kekecewaannya dan menegaskan keengganannya untuk kembali membuang waktu bertanding di wilayah tersebut jika perangai penonton tidak berubah. Sikap tegas serupa sebelumnya juga pernah ia terapkan terhadap penyelenggaraan turnamen di Jerman.
Sebagai wujud nyata dari ancaman tersebut, sang juara dunia langsung mencoret namanya dari daftar peserta ajang Players Championship 29 dan 30 di Den Bosch. Selain itu, ia juga membatalkan keikutsertaannya dalam kejuaraan bergengsi Dutch Darts Championship yang dijadwalkan berlangsung di Maastricht pada Oktober mendatang.
Menanggapi situasi panas ini, legenda hidup darts Phil Taylor turut angkat bicara dan mendesak otoritas terkait untuk segera memperketat aturan keamanan. Menurut pengamatan tim redaksi, perlindungan terhadap atlet muda seperti Littler menjadi krusial agar masa depan industri olahraga darts tidak dirusak oleh oknum suporter bermental buruk.